Wednesday, January 16, 2013

Terimakasih, Teman :)

Ketika melihat keburukan pada lingkungan kita, seringnya kita berkomentar..
Sayangnya, terkadang hati tak cepat menyadari bahwa kita pun punya banyak kekurangan.

Berbicara baik kepada orang lain, memberi semangat kepada orang lain, ...
Ternyata jauh lebih gampang daripada menyemangati diri sendiri.

Yes. We need someone to critic ourselves, and motivate us.

Ketika seseorang berkomentar tentang kita, mungkin (seharusnya) kata terimakasihlah yang pertama kali diucapkan. Karena mereka, yang sangat perhatian kepada kita, memperhatikan kita, bahkan rela meluangkan waktunya untuk mengamati setiap detail gerak-gerik kita. Karena kita tidak mampu untuk melihat kekurangan dalam diri kita sendiri. Sejatinya, manusia selalu ingin terlihat baik.

Begitu juga ketika kita merasa berada pada titik terendah dalam hidup. Kita memerlukan orang lain, untuk membuat kita yakin, dan kembali semangat menghadapi hidup yang terasa rumit. Karena kita tidak mampu bangkit sendiri.

So, can we just be (best) friends? :)
Hidup tanpa twitter mungkin membuat saya sedikit merasa 'kurang', tapi hidup tanpa teman jauh membuat saya merasa sangat kekurangan, dan dapat menyebabkan kesepian akut.

No comments:

Post a Comment