Saturday, August 25, 2012

Manfaat Puasa Syawal

Assalamualaikum teman teman semua :D
Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat-sehat aja ya, habis lebaran masa sakit hehe.
Wah ngga kerasa, libur puasa udah mau habis. Ada yang hari Senin udah masuk, ada yang masih seminggu lagi, ada juga yang udah siap-siap ospek ya.

Pada tau ngga teman-teman kalo kita disunnahkan untuk berpuasa 6 hari di bulan syawal?
Ada lo hadisnya..

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Rosululloh SAW bersabda : “Barang siapa puasa Romadhon kemudian dia mengikutkan puasa sunah enam hari pada bulan Syawal maka pahalanya seperti puasa satu tahun”.
(HR. Muslim)

Ternyata, selain berpahala, ada untungnya juga lo buat tubuh kita..
Menurut salah satu ahli kesehatan dari IPB Prof Hardinysah, umat Islam sebaiknya menjalani puasa sunnah 6 hari setelah 1 syawal sebagai masa transisi dan sangatlah bermanfaat bagi kesehatan. Dengan demikian saat kembali beraktivitas seperti biasa kita tidak akan mengalami masalah pada sistem pencernaan kita.

Saat hari raya biasanya di meja makan terhidang aneka hidangan lezat untuk disantap bersama keluarga dan para kerabat yang mudik ke kampung halaman. Tentu saja pola makan yang tiba-tiba berubah membuat pencernaan kita menjadi "shock", oleh karena itu dibutuhkan 2-3 hari bagi perut kita dalam menjalani masa transisi, disinilah letak manfaat puasa syawal.

Maka dari itu saat lebaran lebih baik Anda memilih makanan yang lembut agar perut kita tidak terlalu sulit untuk beradaptasi. Karena tersedia banyak makanan mulut kita serasa tidak mau berhenti untuk makan apalagi bila tersedia juga es buah yang dingin dan segar. Jika hal itu terjadi maka jangan heran jika Anda akan mengalami masalah pencernaan yang disebabkan terlalu banyaknya makanan yang merangsek ke dalam perut kita.

Nah! Jadi lebaran artinya bukan 'pembalasan' dari puasa Ramadhan ya.
Mentang-mentang udah ngga puasa, semuanya dimakan, wah bisa bahaya kan buat perut kita, apalagi yang perutnya sensitif banget.

Manfaat puasa syawal bagi kesehatan dibenarkan oleh para ahli kesehatan. Umat islam disunnahkan melakukan puasa 6 hari setelah lebaran idul fitri. Meskipun tidak wajib tapi banyak orang yang menjalankan ibadah puasa syawal dengan tujuan ingin memperoleh banyak pahala

Tapi inget lo, jangan puasa di 1 syawal, alias the 'lebaran' day nya.. Haram hukumnya berpuasa di 1 syawal..

Puasa selama 6 hari pada bulan syawal  ini sebagai kesempurnaan ibadah puasa Ramadhan. Puasa di bulan syawal tersebut tidak harus dilaksanakan secara berturutan, tapi harus dilakukan di bulan Syawal *yaiyalah namanya aja bulan syawal. Tapi lebih utama kalau bisa dilaksanakan berturut-turut.

Puasa 6 sebaiknya di laksanakan dan disyari’atkan apabila telah meng-qadhakan (hutang puasa Ramadhan) karena puasa Ramadhan adalah wajib hukumnya dan puasa 6 adalah sunnah hukumnya.

Banyak yang bilang kalau kita harus membayar puasa dulu, karena yang wajib harus lebih diutamakan daripada yang sunnah. Namun ada yang berpendapat berbeda, boleh mendahulukan syawal daripada puasa qodho. Nah, bingung gak tuh?
Apalagi buat wanita yang pasti setiap bulan dapat 'tamu bulanan'.

Buat yang bingung masalah apakah kita harus mengqodho puasa dulu baru melaksanakan syawal? Mungkin bisa membaca di link ini.
Ambilah yang bijak, dan kembalikan ke keyakinan masing-masing ya :)
Sungguh Allah Maha Adil dan Bijaksana..

Yang menarik bahwa puasa 6 di bulan Syawal ini mempunyai banyak keutamaan diantaranya adalah
1. Pahala akan dilipatkan gandakan seperti yang telah dijelaskan HR. Muslim diatas.
2. Mendapatkan pahala puasa setahun penuh tanpa adanya kesulitan yang berarti.
3. Kita tentunya akan lebih cepat untuk menyegerakan hutang puasa kita di bulan Ramadhan sebelum kita melaksanakan puasa 6 di bulan Syawal
4.  Melakukan puasa Syawwal menunjukkan kecintaan seorang muslim kepada ibadah puasa dan bahwa ibadah ini tidak memberatkan dan membosankan, dan ini merupakan pertanda kesempurnaan imannya
5. Ibadah-ibadah sunnah merupakan penyempurna kekurangan ibadah-ibadah yang wajib, sebagaimana ditunjukkan dalam hadist-hadist yang shahih
6. Tanda diterimanya suatu amal ibadah oleh Allah, adalah dengan giat melakukan amal ibadah lain setelahnya

Semoga setelah membaca ini, ada ilmu baru yang teman-teman dapatkan..
Dan tergerak hatinya untuk melaksanakan ibadah sunnah yang sangat bermanfaat ini.

Abdullah bin Amr bin Al-Ash meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Akan terjadi pada umatku sebagimana yang telah terjadi pada Bani Israil. Bani Israil terpecah menjadi 72 golongan dan umatku akan pecah menjadi 73 golongan, semuanya di neraka kecuali satu golongan”. Para sahabat berkata: “Ya Rasulullah, siapa yang satu golongan itu?” Rasulullah SAW bersabda: “Yaitu golongan yang mengikuti sunnahku dan sahabatku.”

Mau kan jadi golongan dari Rasulullah yang masuk surga?
:D

Sumber :

1 comment: