Wednesday, July 21, 2010

Love Letter

Wahai anakku,

Sesungguhnya anak dan orang tua mempunyai hubungan bathin yang sangat kuat, walaupun tempatnya jauh tetapi perasaan kita adalah sama.

Jika engkau sedih maka kamipun juga sedih, hari kemarin ibu kelihatan berbahagia karena anak-anaknya tidak bersedihlagi(tidak menangis).

Jika engkau menangis maka kamipun di Bontang juga menangis, maka carilah kebahagiaan/kesenangan agar tidak merasa sepi/sedih.

salam hangat

N-n-N

-------------------------------------------------------------------------------------------

Wahai anakku yang jauh di Malang.

Semalaman bapak dan ibu susah tidur saat mendengar berita engkau
sakit, teringat kembali masa-masa kecil(bayimu) yang semalaman
mengangis minta gendong.

Bagaimanapun proses pemisahan anak dan orang tua akan terjadi, coba
bayangkan teman-teman yang orang tuanya sudah meninggalkannya.

Oleh karena itu saatnya belajar bekerja sama dengan saudara (mas
Dhito) untuk mengatasi segala permasalahan.

Do'a bapak dan ibu agar kita segera disatukan kembali, hanya waktu
yang harus kita lalui.

Jika SK PNS ibu sudah jelas di Malang Insya Allah kita akan berkumpul lagi,

Nasehat bapak hanyalah sabar menjalani semua ini, jagalah kesehatan
dengan menkomsunsi makanan yang halal dan baik.

Selamat belajar ya nak.

Wasalam
Yang selalu dihatimu Bapak dan ibu.

-------------------------------------------------------------------------------------------

Bapak, Ibu, Aku selalu sayang Bapak sama Ibu.
Kalo aku bilang Bapak sama Ibu jahat, aku pasti bohong.

Maaf kalo aku selalu bikin Bapak sama Ibu sedih atau khawatir. Maaf aku belum bisa jadi yang terbaik.
Aku ngga pengen ngecewain Bapak sama Ibu.

I always pray for you. ALWAYS.

So much I love you. I miss you.
Wait for me.

No comments:

Post a Comment